Khawatir Corona, Wakil Rakyat di Pessel Tunda Kunker Luar Daerah

Painan,Garis Pantai News – Sebagai antisipasi penyebaran corona, DPRD Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat menunda semua agenda kerja ke luar daerah, baik dalam maupun luar provinsi.

Skretaris Dewan, Jarizal menyampaikan penundaan itu seiring dengan adanya Surat Edaran dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB) terhadap seluruh ASN dan anggota dewan.

“Langkah ini kami ambil sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,” ungkapnya pada garispantainews.com usai rapat bersama seluruh unsur pimpinan dewan di Painan, Selasa 17 Maret 2020.

Seperti diketahui, Menteri PAN-RB, Tjahyo Kumolo menerbitkan Surat Edaran nomor 19 tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Dalam edaran itu, ia menjelaskan seluruh ASN di kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah wajib dipekerjakan di rumah atau di tempat tinggalnya selama 2 minggu, mulai 16 hingga 31 Maret 2020.

Kendati demikian, SE itu tidak berlaku bagi pejabat pada 2 tingkatan jabatan tertinggi organisasi. Hal itu guna menjaga agar penyelenggaraan pemerintah dan layanan masyarakat tida terhambat.

Pengaturan sistem kerja di rumah bakal diatur Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) yang harus ditaati setiap ASN secar bergilir. Pengaturan juga mempertimbangkan jenis pekerjaan kepegawaian dan sebaran virus corona.

Untuk beberapa waktu ke depan, lanjut Jarizal ada sejumlah kunjungan yang ditiadakan. “Makanya sesuai keputusan rapat dengan pimpinan dewan, semua agend ke luar daerah telah disusun ulang,” jelasnya.

Pada kesempatan itu dirinya juga mengatakan tidak ada sirkulasi perjalanan dinas ASN dan anggota dewan ke luar daerah sejak awal Maret 2020.

Perjalanan dinas keluar daerah ASN dan anggota dewan pada tahun ini dilakukan terakhir kali pada Februari lalu. Karena itu, ia menilai belum perlu dilakukan tes kesehatan.

“Tapi jika memang diperlukan, tetap kami akan laksanakan. Nanti tergantung permintaan dan ketersediaan peralatan dari instansi terkait,” sebutnya.GPT