Keren, Dishub Pessel, Terapkan Alat Uji Kir Berbasis Digital

GP News , Painan – Dinas Perhubungan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), menerapkan alat Uji Kir atau Makanis terbaru dengan basis digital dalam memenuhi syarat kelayakan mobil angkutan umum yang beroperasi di daerah tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Pessel, Nuzirwan mengatakan, penerapan alat uji kir berbasis digital tersebut sudah beroperasi selama satu bulan belakangan. Salah satu fungsi yang dirasakan dari alat tersebut adalah proses pengujian yang terintegrasi.

“Semua alatnya terintegrasi, terdapat 11 item uji kir yang kita terapkan langsung terkoneksi ke komputer. Jadi, semuanya tidak diberlakukan lagi secara manual karena hasilnya sudah sesuai standar teknologi,” ujar Nuzirwan Kepada garispantainews.com Senin (29/10) diruangan kerjanya.

Nuzirwan menilai penerapan alat uji kir digital ini, juah lebih baik dari pemakaian peralatan konvensional. Sebab, secara total sudah berubah secara moderen.

“Di mana uji kir kendaraan bisa berlangsung dengan cepat. Dan petugas bisa lebuh efisiensi waktu dalam uji kir dan tentunya ketepatan dalam hasil uji,” jelas Nuzirwan.

Dengan peralatan canggih tersebut, Nuzirwan berharap pelayanan kepada masyarakat akan semankin memuaskan. Di sisi lain, akan semankin banyak kendaraan yang bisa ditangani oleh pihaknya.

“Kalau ini berjalan maksimal, maka pendapatan asli daerah (PAD) pun bisa meningkat,” terangnya

Tentunya, walau serba digital nantinya, Dishub akan tetap menggandeng pihak kepolisian dalam persoalan tersebut. Hal ini dalam meminimalisir adanya upaya nakal para pemilik kendaraan saat melakukan uji kir digital.

“Saat discan pasti lolos. Tapi setelah scan mereka kembali mengganti ban tersebut dengan yang lama. Ini yang akan kami atasi dengan melibatkan Polres Pessel yang nantinya akan menyisir lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat mengganti spartpart atau elemen kendaraan lain sebelum masuk kir,” ujarnya lagi.

Seiring itu, pihaknya sudah mengusulkan ke Kementrian Perhubungan alat Makanis ini segera di akreditasi secepatnya.

“Kami sudah mengusulkan alat Makanis ini segera di akreditasi, hanya saja menunggu orang Kementerian Perhubungan untuk turun kelapangan mengecek alat ini,” tutupnya.

GPA