Alirman Sori: Pemilu 2019 Jadi Momentum Kemajuan Demokrasi Indonesia

GP News – Padang

Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Sumatera Barat nomor urut 22, Dr. H. Alirman Sori, SH, M. Hum. MM mengajak simpatisan dan pendukung untuk tetap menjaga kesantunan dalam bersosialisasi. Dia juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga ketenteraman dan kerukunan dalam suasana pesta demokrasi.

Ajakan dan imbauan itu disampaikan Alirman Sori terkait dimulainya tahapan kampanye pemilihan umum (Pemilu) serentak 2019, tanggal 23 September 2018.

“Sesuai yang dijadwalkan KPU, masa kampanye pemilu 2019 telah dimulai kemarin (tanggal 23 September 2018). Saya mengajak simpatisan untuk tetap menjaga kesantunan dalam bersosialisasi. Menjaga ketenteraman dan kerukunan serta menghargai perbedaan pilihan,” katanya, Senin (24/9).

Pemilu 2019 dilaksanakan serentak untuk memilih presiden dan wakil presiden, memilih anggota DPD, DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten dan Kota. Pesta politik lima tahunan kali ini menurut Alirman Sori seharusnya menjadi semarak dan menjadi momentum kemajuan demokrasi di Indonesia.

“Pemilu kali ini menjadi istimewa karena digelar serentak antara pilpres dan pemilu legislatif serta pemilihan anggota perwakilan daerah (DPD). Kita semua tentu berharap ini bisa menjadi momentum kemajuan demokrasi di Indonesia,” ulasnya.

Hari pemungutan suara Pemilu serentak tahun 2019 akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019. Untuk Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres), akan diikuti oleh dua pasangan calon yaitu paslon nomor urut 01 Joko Widodo – Ma’aruf Amin dan paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Salahuddin Uno.

Sementara itu, untuk pemilihan calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) daerah pemilihan Sumatera Barat, akan diikuti oleh 23 orang calon berdasarkan Daftar Calon Tetat (DCT) yang telah diumumkan oleh KPU. Setiap provinsi mendapatkan jumlah anggota DPD yang sama yaitu empat orang.

Alirman Sori mendapatkan nomor urut 22 dalam kontestasi pemilihan DPD daerah pemilihan Sumatera Barat. Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Selatan periode 2004-2009 ini sudah duduk sebagai anggota DPD RI pada periode 2009-2014 dan menjabat Ketua Komite I yang salah satu bidang tugasnya adalah urusan otonomi daerah.

Dia mengimbau agar masyarakat Indonesia terutama di Sumatera Barat dapat menghargai perbedaan pilihan, baik untuk pilpres maupun pemilihan calon anggota DPD, calon legislatif DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/ kota. Perbedaan pilihan merupakan warna dari pesta demokrasi yang hendaknya disikapi secara arif dengan tetap menjunjung tinggi rasa persatuan dan kesatuan bangsa.

GPE