Pemkab Pessel Pasang Listrik Gratis 1.000 Rumah MBR

GP News – Painan 

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menargetkan pemasangan listrik gratis bagi 1.000 rumah tangga masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Bupati Hendrajoni menyampaikan, upaya itu guna mendukung pemberian akses penerangan bagi rumah warga kurang mampu yang belum dialiri listrik.

Sebab, energi sekunder itu merupakan salah satu kebutuhan utama dalam menunjang berbagai kegiatan seperti sektor perekonomian.

“Dananya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019,” ujar bupati usai Rapat Paripurna Jawaban Pemerintah Terhadap Pemandangan Umum DPRD Pessel terhadap Nota Ranperda Tentang Pelaksanaan APBD Tahun 2017 di Painan, Senin (9/8).

Dengan adanya pemasangan listrik secara gratis, ia berharap dapat mendongkrak kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, mempercepat terealisasinya rasio elektrifikasi secara menyeluruh di Pessel, sehingga tidak adalagi rumah tangga di negeri berjuluk ‘sejuta pesona itu yang tidak dialiri listrik.

Dihubungi secara terpisah, Supervisor Teknik PLN Rayon Painan, Eko Aldilah menyebutkan, hingga kini rasio elektrofikasi Pessel sudah di atas 90 persen.

Angka itu tercatat di atas rata-rata capaian provinsi yang hanya di atas 80 persen. Tak hanya itu, arus rugi-rugi juga mengalami penurunan menjadi satu digit, yakni 8 persen dari yang sebelumnya mencapai dua digit.

“Itu dikarenakan Pessel dari Tarusan sampai Silaut saat ini telah didukung dengan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 150 Kv,” jelasnya.

Kendati demikian, perusahaan listrik pelat merah itu tetap berharap pada pemerintah daerah agar segera membebaskan lahan untuk pembangunan Gardu Induk di Tapan.

Dengan adanya penambahan Gardu Induk, secara otomatis dapat meningkatkan keandalan listrik. Hal itu mengingat panjangnya wilayah geografis Pessel.

“Sementara kita baru punya satu Gardu Induk di Kambang. Jarak dari Gardu Induk Bungus cukup jauh. Idealnya harus ada penambahan satu lagi,” tutupnya.

 

GPT