Nagari Salido Gelar Pelatihan Handicraf

Painan,  GP – Salah satu upaya meminimalisir angka pengangguran,  Pemerintahan Nagari Salido Kecamatan IV Jurai,  menggelar Pelatihan Handicraf (Kerajinan Tangan).

Kegiatan pelatihan ini akan melibatkan anak Nagari Salido,  sehingga melalui pelatihan tersebut akan dapat menambah keterampilan peserta,  bahkan bisa diterapkan untuk buka usaha, otomatis akan kurangi angka pengangguran,  tutur Wali Nagari Salido,  Mar Isnedi kepada wartawan di Salido.

“Kegiatan pelatihan ini memang sengaja kami programkan, selain menambah keterampilan kepada warga, pun juga bisa meminimalisir angka pengangguran, ” kata Mar Isnedi.

Menyoal model pelatihan yang akan dilakukan, terangnya, berbentuk beragam kerajinan tangan berbahan yang mudah ditemukan. Seperti, bahan kulit, bahan kain, bahan daun pandan liar, dan lainnya.

Nantinya, bahan – bahan yang mudah dicari tersebut dibentuk menjadi bermacam barang. Baik itu tas, dompet, topi, dan lainnya.

Para warga dilatih memberdayakan bahan – bahan tersebut di atas menjadi barang yang bagus, unik, serta berdaya jual layak. Bahkan  juga bisa memperoleh penghasilan baru dari keterampilan tersebut,  sebutnya.

Untuk waktu pelatihan, sambung Mar Isnedi, dijadwalkan dalam waktu dekat, dan direncanakan berkelanjutan.

” Intinya, kalau warga sudah dilatih dan dididik, SDM mereka dipastikan akan meningkat, harapan serta tujuan kami dari Nagari untuk meminimalisir pengangguran pun bakal terwujud, ” harapnya.

Pemerintah Nagari Salido menjadwalkan pelatihan tersebut per kelompok, dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang/kelompok.

Pelatih/instruktur didatangkan dari pihak Dinas terkait serta lembaga – lembaga pelatihan.

Waktu pelatihan disiapkan selama 40 hari, dan bertempat di Kantor Walinagari Salido.

Peserta merupakan warga setempat, terutama mereka yang belum memiliki pekerjaan tetap.

Kegiatan ini dibiayai oleh Dana Desa dari Nagari Salido, dalam kegiatan pemantapan/peningkatan SDM dan pemberdayaan. Rel_gp